the universe will support you
di siang-siang yang rada mendung, jumpa seorang dosen, bertukar cerita mulai dari hal-hal yang berat, sederhana, sampai aku cerita tentang mimpi-mimpi yang tidak berani aku ungkapkan ke siapapun, awalnya, karena takut..bahkan menyimpannya dalam hatipun perlu keberanian yang besar.
tapi siang itu aku ngerasa dia begitu elegan ‘nelanjangin’ aku… i need to tell you that she’s a Prof.of counseling…makanya sukanya ‘mengundang’ orang curhat.
sampai dia bilang “dont be afraid, nisa. as long as you have good intention adn you keep yourself consistent toward that goal, the universe will support you”
…the universe will support you… Subhanallah. dia membuka mataku bahwa selama ini, dan juga nanti, dukungan tidak sedangkal bersumber dari orang-orang yang berada di sekitarku. tetapi alam semesta juga akan merestui ku… tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa pernyataan itu adalah mistikal dan sarat dengan mitos. sebaliknya, bukankah manifestasi Allah ada di mana-mana?
ketika hujan turun deras sehingga aku harus lebih lama berada di perpustakaan, dan akhirnya membaca lebih banyak.
cuaca membantuku untuk tidak berenti belajar hari itu
ketika monyet-monyet mampir di jendela dan membuat pertunjukan, aku mengalihkan mata dan pikiran sejenak dari laptop dan kertas-kertas artikel.
mereka membantuku beristirahat, suatu kebutuhan yang sering diabaikan.
ketika orang yang tidak kukenal sebelumnya menelpon dan minta diajarin photoshop.
ia membantuku dengan membuatku merasa lebih bermakna karena ternyata dalam kondisi yang demikian sesak, aku masih bisa bantu orang.
ketika aku harus buat banyak tugas, aku tinggal di tempat yang isolated, kurang hiburan sehingga ngerjain tugas tidak dikacaukan dengan godaan-godaan untuk ke kedai.
rumah membantuku untuk lebih sabar mengerjakan tugas-tugas.
terima kasih alam semesta,…
(Universiti Kebangsaan Malaysia, 2006)

Leave a Reply