the youngest of the faridz
saya terlahir dengan nama nisa felicia… saja. tanpa ‘faridz’ di belakangnya. di akte kelahiran, raport, STTB, ijazah, dan paspor pun nama saya hanya terdiri atas dua kata tersebut. tanpa faridz.
suatu hari di antara banyak hari yang saya jalani bersama papa (alm) faridz, kami berbincang-bincang tentang cita-cita saya. kepada papa saya sampaikan bahwa impian saya adalah menulis buku dan berbagai publikasi lainnya. dan ketika saya sampaikan hal tersebut, papa saya membalas dengan: “pakai nama ‘faridz’ ya kalau tulisan kamu dipublikasikan”.
sejak saat itu, walau belum satupun tulisan saya dimuat di media, saya selalu menggunakan ‘faridz’. e-mail saya nisafaridz@yahoo.com, setiap saya beli buku atau CD, saya tulis ‘nisa felicia faridz’ di halaman mukanya. saya adalah anak bungsu dari keluarga faridz. anak ketiga dari tiga orang dara buah pernikahan emir faridz (alm) dan betty hadisti (almh).

Setuju. Yang penting punya identitas dulu
hehe…war, kayanya yang penting punya optimisme dulu, kali yah…
Seekor Kupu-kupu akan selalu dikenali melalui keindahan warna dirinya dan dari mana dia berasal..dari jenis apa dia berasal..
Apa dan siapa kita..seumpama seekor kupu-kupu..warna kita menunjukkan dari mana kita berasal..semakin indah warna sang kupu-kupu semakin mahal nilainya.
Seumpama indahnya warna sang kupu-kupu…itulah gambaran keindahan Intelctual Capacity seorang anak manusia karya cipta sang maha kuasa..buah kasih ayah bundanya.
Carrying Faridz as your last name is proudly thing that you should put as priority.
It will show you who proud you are as human who’s created from LOVE of two person calls PARENT.
You should proud of it.
keep on writing…
salam kenal